CINCINSLOT - Dunia hiburan internasional diguncang kabar mengejutkan setelah JAKOPS — produser utama girl group global XG yang juga dikenal sebagai Simon atau Simon Junho Park — ditangkap oleh Kepolisian Metropolitan Tokyo pada 23 Februari 2026 karena dugaan kepemilikan narkotika.
Penangkapan dilakukan di sebuah hotel di Prefektur Aichi, Nagoya, pada dini hari waktu setempat. Saat digerebek, petugas menemukan barang bukti berupa kokain dan mariyuana, yang diduga dimiliki oleh JAKOPS bersama tiga orang lainnya yang turut diamankan dalam operasi tersebut.
Menurut laporan resmi, keempatnya kini menghadapi tuduhan pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Pengendalian Narkotika di Jepang, yang dikenal memiliki peraturan sangat ketat terhadap kepemilikan dan penggunaan obat-obatan terlarang.
Siapa JAKOPS dan Perannya di XG?
JAKOPS bukan sekadar produser biasa — ia adalah pendiri dan CEO agensi XGALX, yang menaungi XG, serta merupakan otak kreatif di balik konsep, musik, dan arah visual grup tersebut sejak debut mereka pada 2022.
Sebelum menjadi produser, ia memulai karier di dunia hiburan sebagai anggota boy group Dalmatian sebelum beralih ke produksi musik dan mendirikan XGALX pada 2017. Di bawah kepemimpinannya, XG berkembang menjadi salah satu girl group Jepang yang meraih perhatian global, termasuk penampilan dan pencapaian internasional lainnya.
Kronologi Penangkapan
Penangkapan JAKOPS terjadi tak lama setelah XG menggelar tour mereka di Nagoya. Polisi Jepang, melalui unit khusus narkotika dan senjata api, melakukan penggeledahan di kamar hotel dan menemukan sejumlah kantong yang berisi kokain dan ganja kering. Ketiganya kemudian diperiksa dan dinyatakan positif dalam tes awal.
Hingga kini, penyelidikan lebih lanjut masih terus berjalan untuk menguak detail terkait bagaimana dan dari mana barang bukti narkotika tersebut diperoleh. Pihak kepolisian juga dilaporkan masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.
Reaksi Industri dan Manajemen
Manajemen XGALX telah mengeluarkan pernyataan singkat bahwa mereka tengah mengecek situasi terkait penangkapan ini, namun belum memberikan pernyataan resmi yang lebih rinci.
Kasus ini tentu menjadi sorotan tajam, mengingat posisinya yang sangat penting dalam perjalanan karier XG dan juga reputasi industri musik Asia secara umum.
Potensi Dampak bagi XG dan Industri
Penangkapan sosok penting seperti JAKOPS tentunya memunculkan pertanyaan tentang masa depan XG — khususnya terkait agenda tur, promosi, dan kiprah mereka di pasar global. Banyak pihak kini menunggu pernyataan lebih lanjut dari agensi resmi serta pihak berwajib mengenai langkah hukum selanjutnya.